Budaya Toraja

»Suku Toraja adalah sebuah suku bangsa yang menetap di pegunungan bagian utara Sulawesi SelatanIndonesia. Populasinya diperkirakan sekitar 1 juta jiwa, dengan sekitar 500.000 di antaranya masih tinggal di Kabupaten Tana TorajaKabupaten Toraja Utara, dan Kabupaten Mamasa. Mayoritas suku Toraja memeluk Kekristenan, sementara sebagian menganut Islam dan kepercayaan Animisme yang dikenal sebagai Aluk To Dolo. Pemerintah Indonesia telah mengakui kepercayaan ini sebagai bagian dari Agama Hindu Dharma.

»Hal ini mencakup beberapa contoh Budaya Toraja yang menarik banyak perhatian para wisatawan yakni:

1.𝑹𝒂𝒎𝒃𝒖 𝒔𝒐𝒍𝒐'




~Rambu Solo' adalah sebuah upacara pemakaman secara adat yang mewajibkan keluarga almarhum membuat sebuah pesta sebagi tanda penghormatan terakhir pada mendiang yang telah pergi. Kata Rambu Solo' dalam bahasa Toraja yang secara harafiah berarti asap yang arahnya ke bawah. Asap yang arahnya ke bawah artinya ritus-ritus persembahan (asap) untuk orang mati yang dilaksanakan sesudah pukul 12 ketika matahari mulai bergerak menurun. Rambu solo’ sering juga disebut Aluk Rampe Matampu’, ritus-ritus di sebelah barat, sebab sesudah pukul 12 matahari berada di sebelah barat. Oleh karena itu ritus-ritus persembahan dilaksanakan di sebelah barat Tongkonan, rumah adat Toraja. Upacara rambu solo di Tana Toraja memerlukan biaya yang sangat besar (mahal).Upacara rambu solo’ berasal dari kepercayaan Aluk Todolo. Istilah aluk rambu solo’ terbangun dari tiga kata, yaitu aluk (keyakinan), rambu (asap atau sinar), dan turun. Dengan demikian, aluk rambu solo’ dapat diartikan sebagai upacara yang dilaksanakan pada waktu sinar matahari mulai turun (terbenam). Sebutan lain untuk upacara ini adalah aluk rampe matampu.

Upacara rambu solo sudah dilaksanakan dimulai kira-kira abat ke-9 masehi dan dilaksanakan turun-temurun sampai saat ini.

2.𝑴𝒂 '𝒏𝒆𝒏𝒆






Ritual Ma'nene adalah ritual tradisional di Tana Toraja ketika jenazah leluhur keluarga Toraja akan digantikan kainnya.

Ma' Nene' merupakan sebuah ritual adat dalam budaya Suku Toraja. Ritual ini merupakan sebuah ritual di mana mayat yang berusia puluhan bahkan ratusan tahun yang lalu dikeluarkan dari dalam liang kuburan untuk dibersihkan dan diganti baju dan kainnya. Ritual adat ini termasuk dalam upacara adat Rambu Solo' (kematian).

𝐒𝐮𝐤𝐮 𝐓𝐨𝐫𝐚𝐣𝐚 𝐝𝐢𝐤𝐞𝐧𝐚𝐥 𝐦𝐞𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤𝐢 𝐰𝐚𝐫𝐢𝐬𝐚𝐧 𝐛𝐮𝐝𝐚𝐲𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐤𝐚𝐲𝐚 𝐝𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤𝐢 𝐤𝐞𝐮𝐧𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐭𝐞𝐫𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢.𝐒𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐬𝐚𝐭𝐮𝐧𝐲𝐚  𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐚'𝐧𝐞𝐧𝐞 ,𝐬𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐬𝐚𝐭𝐮 𝐫𝐢𝐭𝐮𝐚𝐥 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐢𝐥𝐚𝐤𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐡𝐨𝐫𝐦𝐚𝐭𝐢 𝐩𝐚𝐫𝐚 𝐥𝐞𝐥𝐮𝐡𝐮𝐫𝐧𝐲𝐚 

𝐑𝐢𝐭𝐮𝐚𝐥 𝐭𝐞𝐫𝐬𝐞𝐛𝐮𝐭 𝐝𝐢𝐥𝐚𝐤𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐬𝐢𝐡𝐤𝐚𝐧 𝐣𝐚𝐬𝐚𝐝 𝐩𝐚𝐫𝐚 𝐥𝐞𝐥𝐮𝐡𝐮𝐫 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐬𝐮𝐝𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐧𝐢𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥 𝐝𝐮𝐧𝐢𝐚 𝐛𝐞𝐛𝐞𝐫𝐚𝐩𝐚 𝐭𝐚𝐡𝐮𝐧 𝐥𝐚𝐥𝐮 𝐡𝐢𝐧𝐠𝐠𝐚 𝐫𝐚𝐭𝐮𝐬𝐚𝐧 𝐭𝐚𝐡𝐮𝐧 𝐬𝐢𝐥𝐚𝐦.


3.𝐌𝐚'𝐛𝐚𝐝𝐨𝐧𝐠

Ma'badong satu tarian gerak tari upacara asal dari Tana TorajaSulawesi Selatan. Tarian Ma'badong ini diadakan pada upacara kematian atau pada acara rambu solok yang dilakukan bersama bersecara berkelompok. Para penari (pa'badong) membentuk lingkaran dan saling berpegangan tangan dengan saling mengaitkan jari kelingking dan umumnya mereka berpakaian hitam-hitam. Ma'badong bukan hanya sekadar tarian, melainkan sebuah kegiatan melagukan badong dengan gerak tari khas. Syair yang dilagukan disebut kadong-badong (the chant for the deceased)si dari syair tersebut tidak lain adalah pengagungan terhadap si mati.Di dalamnya diceritakan asal-usul dari langit, masa kanak-kanaknya, amal dan kebaikannya, serta semua hal menyangkut dirinya yang dianggap terpuji. Selain itu, di dalamnya juga mengandung harapan atau doa bahwa orang mati tersebut dengan segala kebaikannya akan memberkati orang-orang yang masih hidup.

Badong juga adalah merupakan warisan aluk todolo yang adalah agama nenek moyang orang toraja.

4.Ma'pasilaga tedong

Ma'pasilaga tedong atau lebih dikenal dengan Tedong Silaga merupakan salah satu tradisi unik dari daerah Toraja. Tradisi ini rutin dilakukan pada saat upacara pemakaman orang yang sudah meninggal beberapa tahun yang lalu, biasa disebut Rambu Solo'. Acara Mapasilaga Tedong ini dilakukan sebelum upacara adat di mulai.Salah satu kegiatanalam rambu solo’ yaitu Ma’pasilaga Tedong (adu kerbau). Jenis kerbau yang di adu biasanya berasal dari jenis Tedong Pudu yang mana kulit dan tubuhnya berwarna hitam tanpa corak. Kerbau-kerbau yang menjadi kurban akan diarak keliling desa terlebih dahulu sebagai bentuk penghormatan dalam Upacara Rambu Solo ini. Selanjutnya menjelang sore akan diadakan pertarungan kerbau. Kerbau-kerbau yang telah diadu tersebut kemudian disembelih dan dagingnya kemudian dibagikan kepada orang-orang yang telah membantu proses pelaksanaan Rambu Solo. Ma’pasilaga tedong saat ini mengalami pergeseran nilai-nilai akibat modernisasi. Ritual ma'pasilaga tedong merupakan ritual yang dikonstruksi oleh pelakunya melampaui waktu. Pengaruh tersebut memberikan kesan seakan-akan ritual ini hanya boleh dilakukan golongan kaum bangsawan. Pada dasarnya makna awal ma'pasilaga tedong yang menjadi sebuah permainan kaum gembala (golongan bawah) mampu dikonstruksi menjadi permainan kelas atas yang mendatangkan keuntungan.

5.To sisemba'



Sisemba merupakan tradisi masyarakat suku toraja yang telah diwariskan turun temuruan sebagai bentuk rasa syukur dari hasil panen yang telah dihasilkan.Tradisi ini digelar dengan tari Ma’gallu, serta Ma’ lambuk atau menumbuk padi secara beramai-ramai. Para tetua adat akan memberi wejangan yang berisi pesan leluhur tentang aturan bertani. Warga yang memadati lokasi pesta panen disuguhkan tarian Ma’gallu. Tarian ini memiliki makna sebagai bentuk rasa syukur kepada tuhan atas hasil panen yang dihasilkan. sesuai namanya sisemba yang berarti adu kaki, para pria yang yang berusia 15 tahun keatas melakukan tradisi ini secara berkelompok.

6.Rumah Adat(Tongkonan)
Rumah tradisional ini adalah jenis rumah Tongkonan yang ditinggali oleh keluarga bangsawan. Keluarga bangsawan yang dimaksud ialah orang yang tidak memiliki jabatan atau posisi dalam pemerintahan setempat.

      Karena merupakan rumah yang besar dan megah, maka pembangunan rumah Tongkonan adalah pekerjaan besar yang melelahkan. Oleh sebab itu, sebuah rumah Tongkonan dibangun oleh keluarga besar secara bersama-sama

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

𝑲𝒂𝒓𝒖𝒎𝒆(𝑻𝒆𝒌𝒂-𝑻𝒆𝒌𝒊 𝑻𝒐𝒓𝒂𝒋𝒂)

Berbagai macam makanan khas toraja